Petunjuk langkah demi langkah cara membaca grafik candlestick

Binomo merupakan sebuah platform trading online yang telah dipakai oleh jutaan pengguna lebih di 130 negara, termasuk Indonesia, India, Qatar, Afrika Selatan dan masih banyak lagi yang lainnya. Salah satu fitur yang terbilang menarik dari situs web dan aplikasi Binomo adalah chart candlestick berwarna. Ulasan ini akan memberi Anda pengetahuan dasar tentang apa itu grafik candlestick, apa kelebihannya dibandingkan dengan jenis grafik lainnya dan cara membacanya secara akurat.

Keunggulan grafik candlestick

candlestick binomo

Untuk Anda yang baru belajar trading, candlestick bisa menjadi langkah awal untuk memulai trading di binomo.com. Ukuran dan tampilan dari candlestick akan menyesuaikan dengan interval waktu yang kita pilih. Kemampuan Anda untuk membaca pergerakan harga dalam interval pendek, seperti 1 menit, bisa menjadi cara untuk menerima lebih banyak keuntungan.

Selain grafik Candlestick, Binomo menyediakan 3 jenis lagi: Mountain, Line, Bar. Berikut ini adalah beberapa keunggulan chart candlestick dibandingkan dengan chart jenis lain:

  • Candlestick adalah salah satu jenis chart yang paling sederhana dibaca, bahkan untuk trader pemula sekalipun. Candlestick hijau menandai harga naik dan candlestick merah menandai harga turun.
  • Candlestick menyajikan data market yang paling detail dibandingkan dengan chart jenis lain. Selain menampilkan tingkat harga dan titik open-close, chart candlestick juga menampilkan posisi trading Anda secara real time. Sehingga Anda bisa lebih mudah dalam mengatur Asset Anda.
  • Dengan kombinasi dari berbagai metode analisis, candlesticks dapat memberikan informasi perubahan market sekecil apapun kepada trader secara real time. Berbeda dengan chart titik dan gambar yang tidak terhubung dengan timeline.

Cara membaca candlestick dengan mudah dan akurat

cara membaca candlestick 1 menit binomo

Di bawah ini Anda akan mempelajari tentang hal-hal yang harus diperhatikan dalam membaca grafik candlestick di Binomo.

Ukuran candlestick

Candlestick pada dasarnya terdiri dari 2 bagian, yaitu sumbu dan badan candle. Sebuah candlestick terbentuk dari rentang waktu antara open dan close harga market. Semakin lama periode waktu yang dipakai maka candlestick yang terbentuk juga lebih panjang, begitu pula sebaliknya. Binomo menyediakan banyak pilihan untuk menampilkan grafik candlestick, mulai dari rentang waktu 5 detik hingga 30 hari. Misalnya, jika Anda memilih candle dengan interval waktu 1 menit, Anda akan mendapatkan tampilan perubahan harga pasar selama 1 menit.

Panjang sumbu candle

Sumbu candlestick merupakan batas dari badan candle, yang merupakan rentang harga antara open dan close market. Panjang sumbu candlestick menunjukkan harga maksimum dan minimum dari tingkat harga asset. Tergantung dari jenisnya, candlestick bisa menjadi gambaran tentang naik atau turunnya harga. Sumbu candle yang panjang pada bagian atas (long upperwick) bisa menjadi sinyal bahwa harga akan naik (uptrend). Dan sumbu candle yang panjang pada bagian bawah (long lowerwick)bisa menjadi sinyal bahwa harga akan turun (downtrend).

Hubungan antara badan dan panjang sumbu candle

Badan candle menunjukkan dari harga pembukaan dan penutupan dari open dan close market. Sumbu candle menunjukkan harga tertinggi dan terendah dari tingkat harga market.

Posisi badan candle

Pada beberapa kasus, candlestick yang terbentuk bisa berupa:

  • Badan candle tanpa sumbu, biasanya terbentuk jika harga naik atau turun dengan stabil (tidak ada titik balik harga).
  • Badan candle dengan 1 sumbu, terbentuk jika pada interval waktu 1 menit terjadi titik balik harga. Untuk titik balik harga beli, sumbu berada di bawah badan candle. Sedangkan untuk titik balik harga jual, sumbu berada di atas badan candle.
  • Badan candle dengan 2 sumbu, terbentuk jika terjadi fluktuasi (naik-turun) harga.

Catatan! Tergantung dari perubahan harga market, ukuran badan, panjang sumbu dan posisi dari badan candle bisa bervariasi. Dibutuhkan pengetahuan dan pengalaman untuk menganalisa pola candlestick Binomo dengan baik.

Pola candlestick beserta artinya

candlestick patterns

Seorang trader,baik itu yang baru belajar ataupun yang sudah professional, harus mengetahui cara baca grafik. Untuk membaca candlestick tergolong cukup mudah karena candlestick di Binomo memiliki warna yang kontras. Trader berpengalaman dapat forecast pergerakan harga dan menentukan kapan waktu yang tepat untuk memulai trading dengan membaca pergerakan candle di Binomo.

Berikut ini beberapa pola candlestick Binomo yang bisa dijadikan referensi dalam melakukan trading:

  • Marubozu, candlestick yang terdiri dari badan candle saja dan tidak memiliki sumbu. Candlestick ini biasanya mengindikasikan pergerakan harga yang kontinyu, bisa naik ataupun turun. Terbentuk saat harga mata uang menguat atau melemah secara signifikan.
  • Dragonfly Doji, candlestick dengan badan tipis pada bagian atas dan sumbu yang panjang pada bagian bawah. Biasanya merupakan sinyal bahwa akan terjadi harga naik.
  • Gravestone Doji, merupakan kebalikan dari Dragonfly Doji. Bisa menjadi sinyal bahwa harga akan bergerak turun.
  • Doji, candlestick dengan badan tipis dengan sumbu panjang di bagian atas dan bawah. Sering terjadi saat terjadi fluktuasi harga. Trader biasanya enggan untuk memulai trading saat candle seperti ini karena pergerakan harga akan lebih susah diprediksi.
  • Shaven Head, candlestick dengan badan kecil dan sumbu panjang pada bagian bawah. Bisa menjadi sinyal bahwa harga akan bergerak naik.
  • Shaven Bottom, merupakan kebalikan dari Shaven Head. Bisa menjadi sinyal bahwa harga akan bergerak turun.

Catatan! Masih banyak pola candle yang bisa Anda pelajari. Anda bisa mencoba menggunakan demo akun di Binomo agar lebih familiar dengan pola-pola candlestick.

belajar candlestick binomo

Kesimpulan

Candlestick adalah grafik yang paling mudah, terutama bagi para trader pemula. Chart candlestick dapat membantu Anda dalam forecast pergerakan harga asset sehingga bisa meminimalisir kerugian dalam trading.

Bagaimanapun juga, perlu diingat bahwa trading memiliki resiko kerugian atas investasi Anda. Hanya mereka yang mampu membaca dan menganalisis chart dengan baik, serta latihan menggunakan Demo Akun, yang dapat mengurangi resiko kerugian tersebut. Jangan melakukan trading dengan dana sesungguhnya sampai Anda benar-benar percaya diri dengan kemampuan trading Anda.

Rate article
Binomo online
Add a comment